Menurut Paramudya, teguran Rahmad disertai kata-kata kasar sehingga memicu Syahrul emosi dan terjadi adu mulut. Cekcok tersebut berlanjut adu jotos hingga ke area masjid.

"Syahrul tidak terima karena Rahmat menegur dengan kata-kata kasar dan terjadi cekcok dan perkelahian kedua belah pihak hingga sampai ke area Masjid Al-Manar," jelasnya.

Keributan kian memanas saat seorang jemaah masjid berusaha melerai duel tersebut. Jemaah itu justru terkena pukulan Syahrul hingga memancing kemarahan warga dan jemaah lainnya.