NADIKABAR.COM — Sopir truk bernama Syahrul (44) dan sekuriti bernama Rahmat (25) di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), terlibat perkelahian di SPBU. Perkelahian ini berawal dari antrean BBM.
Insiden itu terjadi di Jalan Usman Jafar, dekat Masjid Al-Manar, Kelurahan Mallusetasi, Kecamatan Ujung, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 20.10 Wita. Keributan bermula saat Rahmat selaku sekuriti mengatur antrean kendaraan yang masuk ke SPBU Ujung Bulu, sementara Syahrul diduga hendak menerobos antrean.
"Pada waktu kejadian, Rahmat sementara melakukan pengaturan antrean kendaraan yang masuk di SPBU Ujung Bulu. Kemudian muncul kendaraan yang dikendarai oleh Syahrul diduga ingin menerobos antrean kendaraan dan Rahmat menegur Syahrul," kata Kanit Resmob Polres Parepare, Ipda Paramudya Fitransyah dalam keterangannya, Selasa (8/9/2026).
Menurut Paramudya, teguran Rahmad disertai kata-kata kasar sehingga memicu Syahrul emosi dan terjadi adu mulut. Cekcok tersebut berlanjut adu jotos hingga ke area masjid.
"Syahrul tidak terima karena Rahmat menegur dengan kata-kata kasar dan terjadi cekcok dan perkelahian kedua belah pihak hingga sampai ke area Masjid Al-Manar," jelasnya.
Keributan kian memanas saat seorang jemaah masjid berusaha melerai duel tersebut. Jemaah itu justru terkena pukulan Syahrul hingga memancing kemarahan warga dan jemaah lainnya.
"Pada saat di pekarangan Masjid Al-Manar, kedua belah pihak dilerai oleh salah satu jemaah masjid. Akan tetapi, jemaah yang memisahkan tersebut terkena pukulan oleh Syahrul sehingga memicu kemarahan warga Ujung Bulu dan jemaah Masjid Al-Manar yang ada di lokasi kejadian yang berujung pengeroyokan," ujarnya.
Polisi yang menerima informasi langsung bergerak ke lokasi untuk meredakan situasi. Para pelaku kemudian dievakuasi ke Mapolres Parepare.
"Setelah dilakukan proses mediasi di kantor Polres Parepare, pihak yang bertikai sepakat untuk berdamai dan menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan," pungkasnya.