"Saya dilantik sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, sekaligus merangkap jadi Menteri ESDM. Saya tahu ini adalah amanah, tanggung jawab negara yang saya harus emban," ujar Bahlil usai pelantikan.

Dia menilai jabatan yang ditugaskannya ini sejalan dengan asta cita Presiden Prabowo Subianto yang memprioritaskan hilirisasi dan transisi energi. Menurutnya, kedua sektor tersebut harus dikonsolidasikan melalui Kementerian Koordinator (Kemenko) Hilirisasi dan Transisi Energi demi mempercepat realisasinya.