Brand menegaskan ia "sama sekali" tidak meremas payudara perempuan itu, dan toilet yang disebut sebagai lokasi pemerkosaan itu "tidak mungkin digunakan untuk mencapai tujuan... yaitu melakukan hubungan seksual."
Variety menyebut jaksa penuntut sudah memaparkan pokok perkara mereka selama dua pekan terakhir. Dalam pernyataan pembuka, Riel Karmy-Jones KC merinci setiap tuduhan terhadap Brand, menyebutnya sebagai sosok "kejam dan penuh perhitungan" dengan hasrat seksual "tanpa pandang bulu dan tak terpuaskan".
Pengadu pertama berkaitan dengan tuduhan insiden di konferensi Partai Buruh 1999 di Bournemouth. Pengadu kedua melibatkan seorang perempuan yang bekerja di MTV pada 2001 dan dugaan insiden di toilet.
Perempuan ketiga menuding Brand meremas payudaranya di sebuah pesta di Soho pada 2004 dan dugaan pemaksaan oral. Tuduhan keempat diduga terjadi di Capital Radio pada 2004/2005 dan disebut Brand meraba tubuh pelapor secara agresif.
Perempuan kelima menyatakan Brand melakukan pemerkosaan melalui anal pada 2009, setelah mereka melakukan hubungan seksual melalui vagina atas dasar suka sama suka.
Klaim keenam datang dari seorang perempuan yang mengaku bahwa Brand meminta dipijat saat perempuan itu sedang menjalankan tugas pada 2009.
Persidangan kasus dugaan pelecehan yang menjerat Russell Brand akan kembali digelar 29 Oktober 2026.