Subandi menegaskan, keselamatan para santri dan siswa menjadi prioritas. Pasien yang masih mengalami keluhan seperti sakit perut, mual, muntah, dan pusing akan mendapatkan penanganan medis.

"Keselamatan anak-anak adalah yang utama. Semua yang masih membutuhkan penanganan akan kami pastikan mendapatkan pelayanan medis," ujarnya.

Untuk penanganan korban, rumah sakit daerah menjadi rujukan utama. Namun apabila kapasitas rumah sakit penuh, pasien akan dialihkan ke rumah sakit lainnya, termasuk RS Delta Surya.

Sementara itu, pemerintah juga melakukan pemutakhiran data korban yang berasal dari sejumlah lokasi terdampak. Dinas Pendidikan turut melakukan pemantauan terhadap sekolah-sekolah dan mengumpulkan data siswa yang mengalami keluhan kesehatan.

Selain penanganan medis, pemerintah bersama tim gabungan juga melakukan investigasi terhadap dugaan sumber kejadian tersebut. Pemeriksaan mencakup rantai pengolahan makanan, mulai dari bahan baku, proses memasak, suhu, waktu pengiriman hingga penyajian makanan.