NADIKABAR.COM — Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Indonesia Jusuf Kalla (JK) bertolak ke Ankara, Türkiye, untuk menghadiri forum internasional yang membahas upaya penyelesaian konflik dan krisis di kawasan Timur Tengah, termasuk persoalan bangsa Kurdi.

JK dijadwalkan menjadi salah satu pembicara dalam forum bertajuk "In Search of a New Regional Social Contract in the Middle East" yang berlangsung di Ankara pada 8–9 November 2026.

Ketika ditemui menjelang keberangkatan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu, JK mengatakan dirinya diminta memberikan pandangan dan masukan terkait penyelesaian sejumlah persoalan di Timur Tengah, khususnya konflik yang melibatkan bangsa Kurdi serta krisis kawasan yang membutuhkan solusi bersama.

"Saya diminta untuk memberikan saran dalam suatu pertemuan besar, bagaimana mengatasi persoalan suku Kurdi atau bangsa Kurdi yang ada di Türkiye dan sebagainya, serta bagaimana memberikan solusi krisis Timur Tengah yang kita atasi secara bersama-sama, khususnya bagi negara-negara Islam," ujar JK dalam keterangan pers, Sabtu.

Menurut JK, persoalan konflik di Timur Tengah menjadi salah satu topik utama yang akan dibahas dalam forum tersebut.

Ia akan menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya upaya bersama dalam mencari jalan keluar atas berbagai krisis yang terjadi di kawasan itu.

"Itu menjadi topik yang saya diminta bicara di forum-forum tersebut," kata dia.

Forum internasional tersebut diselenggarakan atas undangan Pusat Studi Timur Tengah (ORSAM) dan Global Orders Programme di bawah Global History Center Universitas Oxford.