"Nggak ngobrol. Kayak cuma say hello aja karena kan kita diundang di room itu ya. Gimana kita menghargai si yang punya room aja sih, kayak say hello, terus kita joget bareng, udah," kata ANW.
Terkait dugaan kekerasan seksual, Nathaniel memilih tidak membeberkan detail demi menjaga kondisi psikologis kliennya.
"Dia ditarik ke toilet, dipaksa untuk berhubungan badan, dan dilakukan kekerasan. Makanya sudah dilakukan visum, besok mungkin pihak Polda akan mengambil visum tersebut. Kalau dibilang lebih detail, sangat tidak etis, apalagi itu sama saja saya menyerang mental korban... mental klien saya. Intinya ada pelecehan, seperti itu," beber Nathaniel.
ANW juga mengaku tidak dalam kondisi mabuk saat kejadian di luar toilet itu. "Aku nggak mabok. Aku nggak tahu dia. Karena kita datang, mereka udah ada (miras)," katanya.