NADIKABAR.COM — Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Japan International Cooperation Agency (JICA) mengembangkan gagasan shokuiku atau pendidikan makanan untuk memperkaya pengalaman siswa dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pendekatan tersebut mengadaptasi pengalaman Jepang dalam mengintegrasikan pendidikan pangan dan gizi dengan penyelenggaraan makan sekolah. Di Jepang, shokuiku dikembangkan sebagai pendidikan pangan dan gizi yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pengalaman praktis siswa dalam mengenal makanan dan gizi.
Deputi Sistem dan Tata Kelola BGN Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea di Jakarta pada Jumat mengatakan, pembelajaran dari Jepang dapat menjadi salah satu referensi untuk memperkaya pengalaman siswa dalam pelaksanaan MBG.
"Melalui kerja sama ini, kami melihat bagaimana pendekatan shokuiku dapat memperkaya pengalaman anak dalam mengikuti program makan di sekolah. Jadi, makanan bukan hanya diterima dan dikonsumsi, melainkan juga dapat menjadi bagian dari proses belajar mengenai pangan, gizi, serta pihak-pihak yang terlibat dalam penyediaannya," ujar Prima.