Dalam sistem tersebut, BGN juga akan menerapkan mekanisme verified seller. Dengan mekanisme ini, pemasok bahan baku MBG tidak dapat berasal dari sembarang pihak.

"Nanti akan ada dari sisi marketplace-nya akan ke asosiasi. Jadi belinya itu adalah yang verified seller. Nah, verified seller itu siapa? Ya adalah asosiasi itu," jelas Sudaryono.

BGN juga tengah menyusun mekanisme agar pengadaan bahan baku MBG sebisa mungkin dilakukan dari wilayah setempat. Dengan demikian, dapur MBG di suatu daerah akan diarahkan untuk membeli komoditas dari wilayahnya sendiri.

Sudaryono memberikan contoh pengadaan telur untuk dapur MBG di Mojokerto. Menurutnya, selama stok tersedia, telur untuk kebutuhan dapur MBG di wilayah tersebut akan diprioritaskan berasal dari Mojokerto.

"Nah nanti ada cakupannya, misalnya kalau di Mojokerto, beli telur ya Mojokerto aja, nggak boleh beli telur dari luar kabupaten. Kalau di dalam kabupatennya nggak ada barangnya gimana? Baru dia boleh nyebrang," tuturnya.