Menurut Sudaryono, pola tersebut tidak hanya bertujuan memperketat proses pengadaan bahan baku MBG. Pemerintah juga ingin dampak ekonomi program tersebut dapat terlihat hingga tingkat daerah.

"Jadi ini mekanisme sedang saya susun. Sehingga indeks ekonominya itu kelihatan," katanya.

Sudaryono menegaskan program MBG sejak awal tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi penerima manfaat. Pemerintah juga menginginkan program tersebut memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di daerah.

"Karena impact yang diinginkan oleh program MBG itu dua (itu)," pungkasnya