NADIKABAR.COM — Badan Gizi Nasional (BGN) terus meningkatkan kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dan stunting tinggi.
Upaya itu ditempuh dengan mengutamakan kesiapan operasional, pendampingan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta pemenuhan standar kualitas dan keamanan pangan.
"Kami tidak ingin sekadar memberikan makan bergizi gratis, tetapi juga memastikan makanan yang diberikan berkualitas. Karena itu, pada tahap awal ini, pembukaan SPPG kami prioritaskan di daerah 3T serta wilayah dengan prevalensi stunting tinggi dan sangat tinggi," ujar Juru Bicara BGN, Tysa Novenny dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.