Sementara itu, Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan BGN terus melakukan investigasi. Tysa mengatakan kekerasan dalam lingkungan kerja tidak dibenarkan.
"BGN menaruh perhatian serius terhadap peristiwa yang terjadi di lingkungan KPPG Bogor. Kami telah melakukan investigasi untuk mendalami kronologi dan fakta-fakta terkait. Setiap bentuk kekerasan tidak dapat dibenarkan dan harus ditangani secara serius sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Tysa.
Tysa mengungkap penelusuran BGN, pihaknya telah menemukan bahwa Kepala KPPG Bogor dan Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU) ada di kantor ketika perselisihan yang berujung pencambukan itu terjadi. Menurut Tysa, pihak KPPG sudah berupaya melerai mereka.
Untuk diketahui, seorang pria terekam kamera dicambuk oleh seseorang di dalam salah satu ruangan di kantor KPPG Bogor, Jawa Barat dan viral di media sosial. Kepala KPPG Bogor Haidir mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (14/10), sekitar pukul 15.00 WIB.