NADIKABAR.COM — Bank Indonesia (BI) menilai, berlanjutnya surplus neraca perdagangan pada September 2026 positif untuk menopang ketahanan eksternal perekonomian Indonesia lebih lanjut.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Senin (2/11), neraca perdagangan pada periode tersebut tercatat surplus sebesar 3,36 miliar dolar AS, melanjutkan surplus pada Agustus 2026 sebesar 3,55 miliar dolar AS.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangannya di Jakarta, Senin, menyampaikan bahwa ke depan, bank sentral terus memperkuat sinergi kebijakan dengan Pemerintah dan otoritas lain guna makin memperkuat ketahanan eksternal dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.