NADIKABAR.COM — Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Berdasarkan data Bloomberg hingga pukul 15.00 WIB, rupiah melemah 0,33% ke level Rp 17.825 per dolar AS.

Bank Indonesia (BI) telah menyiapkan sejumlah langkah untuk memperkuat stabilitas rupiah dan pasar keuangan serta valuta asing (valas), salah satunya memperluas transaksi underlying pendanaan luar negeri yang dapat memperoleh insentif pengurangan premi bagi swap jual lindung nilai atau swap beli lindung nilai dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF).

"Bank Indonesia telah memperluas transaksi underlying pendanaan luar negeri yang dapat memperoleh insentif pengurangan premi bagi swap jual lindung nilai atau swap beli lindung nilai kepada Bank Indonesia dan DNDF. Dari semula hanya mencakup portfolio inflow menjadi juga termasuk pinjaman luar negeri oleh bank dan foreign direct investment," ungkap Gubernur BI, Desrty Damayanti, dalam pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur bulan September di Gedung BI, Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2026).