"Pada akhirnya tujuan kita untuk membangun bukan hanya sekadar koneksi, tapi menciptakan nilai tambah dari koneksi tersebut," ujarnya.

Fili menyebut QRIS saat ini telah menjangkau 69,3 juta pengguna dan hampir 46 juta merchant. Dari jumlah merchant tersebut, sekitar 69 persennya merupakan UMKM.

Karena itu, menurut dia, konektivitas pembayaran antarnegara perlu terus dikembangkan agar tidak berhenti sebagai inovasi sistem pembayaran, tetapi turut memberikan dampak terhadap inklusi keuangan dan inklusi ekonomi.

"Konektivitas pembayaran harus kita lihat sebagai bagian dari economic connectivity dan antarnegara tadi sangat mendukung baik perdagangan, pariwisata dan juga membuka akses bagi UMKM," kata Fili.