Perkembangan inflasi inti tersebut dipengaruhi oleh tekanan eksternal yang berlanjut, di tengah ekspektasi inflasi yang tetap terjaga dalam kisaran sasaran.
Secara tahunan, inflasi inti pada Oktober 2026 tercatat sebesar 2,56 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan realisasi bulan sebelumnya sebesar 2,84 persen (yoy).
Selanjutnya, kelompok volatile food pada Oktober 2026 mengalami inflasi sebesar 0,77 persen (mtm), lebih rendah dibandingkan dengan realisasi pada bulan sebelumnya sebesar 1,46 persen (mtm).
Inflasi kelompok volatile food disumbang terutama oleh komoditas cabai merah dan cabai rawit didorong oleh penurunan produksi di sejumlah daerah sentra.
Secara tahunan, kelompok volatile food mengalami inflasi sebesar 5,81 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan realisasi bulan sebelumnya sebesar 5,03 persen (yoy).