NADIKABAR.COM — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali menyebutkan sektor perdagangan besar dan eceran menopang kinerja dunia usaha pada triwulan IV-2026 karena didorong musim libur akhir tahun.

“Kami perkirakan permintaan domestik dan distribusi barang menguat,” kata Kepala BI Bali Achris Sarwani di Denpasar, Bali, Selasa.

Perwakilan bank sentral itu telah melakukan survei dunia usaha di Bali untuk mencermati peluang ekonomi pada triwulan IV-2026.

Hasilnya, dalam tiga bulan menjelang akhir 2026, saldo bersih tertimbang (SBT) diperkirakan sebesar 47,76 persen atau masih berada dalam rentang positif.

Pendorongnya, kata dia, berlanjutnya aktivitas pariwisata dan kegiatan ekonomi pendukung lainnya yang mendorong permintaan produk makan-minum dan produk industri lokal.