BI sendiri memiliki berbagai kebijakan, kebijakan utama yaitu moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran, serta kebijakan pendukung seperti pendalaman pasar keuangan, ada kebijakan yang inklusif, ramah lingkungan atau green, kebijakan daerah/regional di mana itu semua tentunya menjadi satu kebijakan yang utuh yang dibaurkan.
"Saat ini apa yang jadi concern-nya kita yakni kita butuh suplai valas yang banyak. Oleh karena itu, kami menjalankan kebijakan moneter walaupun kami tidak menaikkan suku bunga BI Rate, tapi kami memberikan suatu inovasi kebijakan dalam bentuk insentif untuk biaya hedging kalau (investor) asing masuk ke sini, capital inflow masuk, kita berikan insentif dalam bentuk pengurangan biaya hedging-nya," kata Destry.
Dia mengungkapkan, insentif untuk biaya hedging tersebut membantu, sejak diberlakukan pada bulan lalu inflow yang memanfaatkan insentif tersebut sudah mencapai sekitar 7 miliar dolar AS.