NADIKABAR.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah sejak pembukaan perdagangan pagi tadi, Jumat (11/9). Indeks harga saham bahkan sempat melemah nyari 2% pada awal pembukaan perdagangan pada level 6.400-an.

Berdasarkan data RTI Business, IHSG saat ini melemah 1,40% ke level 6.497,36 pukul 11.00 WIB. Pada pembukaan perdagangan, indeks saham sempat menyentuh level terendahnya pada posisi 6.462,96.

Pelemahan IHSG terjadi karena lonjakan harga minyak dunia akibat eskalasi konflik di Timur Tengah dan tekanan pada harga emas. Harga minyak dunia sendiri tercatat sempat naik sekitar 7% pada perdagangan sebelumnya.

Berdasarkan riset BRI Danareksa Sekuritas, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) telah menyentuh level di atas US$ 104 per barel. Sementara minyak Brent mendekati US$ 108, tertinggi dalam hampir 4 bulan.

"Dipicu eskalasi AS-Iran, serangan ke tanker minyak Iran, rudal ke Yordania, serangan Houthi ke fasilitas energi Arab Saudi," tulis Riset BRI Danareksa Sekuritas, Jumat (11/9/2026).