NADIKABAR.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok pada perdagangan Kamis (15/10/2026). Pelemahan ini terutama dipicu oleh sentimen global.
Berdasarkan data RTI Business, IHSG ditutup melemah 1,33% ke level 5.863,78. Volume perdagangan sepanjang perdagangan hari ini mencapai 35,2 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 13,52 triliun.
Sebanyak 567 saham melemah, 108 saham menguat, dan 120 saham lainnya stagnan. Pelemahan mayoritas bursa global dan Asia ini dipicu oleh data makroekonomi Amerika Serikat (AS) yang mencatat kenaikan angka inflasi di luar perkiraan pasar.
"Koreksi ini (IHSG) juga sejalan dengan pergerakan bursa global dan mayoritas bursa Asia yang juga terkoreksi pasca-rilis data inflasi AS September 2026 yang bergerak menguat ke 3,7% YoY, yang masih cukup jauh dari target inflasi The Fed," ucap Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, kepada NadiKabar, Kamis (15/10/2026).