Para penumpang, termasuk kelompok lanjut usia, mengalami kesulitan bernapas saat gas air mata dilaporkan menyebar di dalam sistem Metro. Kondisi ini sontak membuat para penumpang menutup hidung dan mulut mereka guna melindungi diri dari asap yang memenuhi gerbong.

Peristiwa kerusuhan, penjarahan, dan 'hujan' gas air mata ini terjadi saat ratusan ribu warga turun ke jalan di seluruh kawasan kota Prancis untuk memprotes kenaikan biaya hidup, upah yang rendah, serta pemangkasan layanan publik.

Aksi ini menyusul protes yang awalnya dipimpin oleh para pelajar dalam beberapa minggu terakhir karena masalah kekurangan guru, kondisi bangunan sekolah yang memburuk, dan pendanaan yang tidak memadai.

Namun tanpa disangka, dari aksi blokade sekolah oleh para siswa pada September lalu, kini telah berkembang menjadi gerakan nasional yang menuntut layanan publik yang lebih baik serta keringanan dari kenaikan harga.