Bupati Flores Timur Antonius Doni Dihen mengapresiasi kolaborasi tersebut. Dia berharap proyek itu memperkuat sistem kesehatan dan pendidikan kebidanan yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan.
"Mari kita bekerja dengan semangat yang sama: ilmu yang berbasis data, kebijakan yang berbasis kebutuhan, pelayanan yang berbasis kemanusiaan, dan kolaborasi yang menghasilkan perubahan," ujarnya.
Anton juga menilai MENTARI Project tidak hanya meningkatkan kapasitas individu, tetapi menghubungkan sistem pendidikan kebidanan, pelayanan kesehatan, dan kebutuhan masyarakat.
"Ini merupakan pendekatan yang sangat penting. Apa yang ditemukan di lapangan harus menjadi pembelajaran bagi dunia pendidikan. Apa yang dipelajari di institusi pendidikan harus relevan dengan kebutuhan pelayanan. Dan pelayanan kesehatan harus benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat," tandasnya.