NADIKABAR.COM — Krista Exhibitions Group kembali menghadirkan pameran internasional ALLPack Indonesia 2026. Ajang pameran terpadu untuk industri pengemasan, pengolahan, plastik, hingga farmasi ini akan berlangsung pada 20-23 Oktober 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta.

Pameran ini hadir di tengah momentum positif. Indonesian Packaging Federation (IPF) memproyeksikan industri kemasan nasional tumbuh 5-6 persen sepanjang 2026, didorong tren e-commerce dan program pangan nasional penyediaan 190 juta porsi makanan per hari.

CEO Krista Exhibitions Daud D. Salim menyampaikan, penyelenggaraan ini merupakan wujud komitmen pihaknya dalam mendukung pertumbuhan industri nasional.

"ALLPACK Indonesia 2026 mencatat pertumbuhan jumlah peserta pameran sebesar 15 persen, mencerminkan kepercayaan industri terhadap pasar pengolahan dan pengemasan di Indonesia," ujar Daud pada keterangan tertulisnya, Kamis (15/10/2026).

"Memasuki penyelenggaraan ke-25, ALLPack Indonesia terus berkembang menjadi platform yang mempertemukan pelaku industri, produsen teknologi, distributor, buyer, serta berbagai pemangku kepentingan dari dalam dan luar negeri," lanjutnya.

Lebih jauh, Daud menegaskan bahwa peningkatan jumlah peserta pameran tahun ini menunjukkan besarnya potensi industri Indonesia dan kepercayaan terhadap pasar nasional.

"Kami berharap ALLPack Indonesia 2026 dapat membuka lebih banyak peluang bisnis, mendorong adopsi teknologi, serta memperkuat daya saing industri pengemasan dan pengolahan Indonesia di tingkat global," imbuh Daud.

Pameran berskala global ini menghadirkan lebih dari 1.600 peserta dari 42 negara, termasuk 10 pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM). Ajang ini diproyeksikan menarik lebih dari 90.000 pengunjung bisnis dari lebih dari 30 negara.

Guna memperluas peluang kolaborasi, pameran ini digelar bersamaan dengan ALLPlas, ALLProcess, ALL Beverage Technology, IPEX, FoodTech Indonesia, ALL Cold Chain, Indonesia Maritime & Logistics Expo, dan ALL Agri Expo.

Business Development Director IPF Ariana Susanti turut menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi untuk meningkatkan daya saing industri pengemasan Indonesia.

"Kolaborasi antar pemangku kepentingan, inovasi material, efisiensi sumber daya, digitalisasi, dan teknologi baru menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing industri sekaligus menjawab tantangan keberlanjutan," ungkap Ariana.

"Melalui partisipasi Indonesian Packaging Federation (IPF), ALLPack Indonesia 2026 diharapkan menjadi wadah bagi pelaku industri untuk memperoleh informasi terkini, menemukan solusi bisnis, serta membangun kemitraan strategis demi mewujudkan industri pengemasan yang kompetitif dan berkelanjutan," tambahnya.

Program Business Matching dan Seminar

Penyelenggaraan yang didukung oleh Kemenperin, Kemenparekraf, dan Kementerian Investasi/BKPM ini menghadirkan berbagai program business matching. Program ini bertujuan mempertemukan peserta pameran, pembeli, asosiasi industri, dan mitra internasional, yang meliputi:

Selain itu, akan ada lebih dari 55 seminar dan talk show yang membahas tren masa depan. Beberapa seminar dan sorotan program industri yang akan berlangsung di antaranya:

Bagi para pelaku industri, buyer, maupun profesional yang ingin mengeksplorasi inovasi terbaru, pendaftaran kunjungan dapat dilakukan secara daring melalui tautan https://register.kristaonline.com/visitor/allpackindonesia.