Pemeriksaan CT scan lanjutan pada area dada, perut, hingga panggul mendeteksi keberadaan sejumlah benda asing berbahan logam, yang tersebar di beberapa titik tubuhnya. Mulai dari dinding perut, panggul, tulang dan otot pinggul, area penis, hingga dinding kandung kemih.

Hal yang paling berbahaya, sebatang jarum jahit sepanjang 36 mm (sekitar 3,6 cm) ditemukan telah menembus kantong pelindung jantung. Jarum itu menancap cukup dalam di rongga bilik kiri atau left ventricle.

"Meskipun keberadaan beberapa jarum di dalam tubuh telah dikonfirmasi, baik pasien maupun keluarganya tidak dapat menjelaskan asal-usulnya," tulis tim dokter dari Hunan Provincial People's Hospital dalam laporan kasus yang dipublikasikan di jurnal BMC Cardiovascular Disorders, Senin (7/9/2026).

Keberadaan jarum di organ vital tersebut memicu ancaman serius. Tim dokter khawatir benda tajam berbahan logam itu bisa berpindah posisi, merobek dinding jantung, hingga memicu infeksi berat.

Apalagi, pemeriksaan lebih mendalam menunjukkan bilik kiri jantung pasien sudah mulai membesar, dan mengalami tanda-tanda kelainan awal.