Di tengah perjalanan kariernya, Bilal bahkan beberapa kali kembali ke kantor manajemen untuk berbincang dan berbagi cerita ketika menghadapi dinamika industri musik.
Berawal dari perbincangan sederhana, kemudian lahir sejumlah karya, termasuk lagu populer "Niscaya" yang produksinya turut melibatkan personel Maliq & D’Essentials, Ilman Ibrahim dan Arya "Lale" Aditya Ramadhya.
Kedekatan Bilal dengan Maliq & D’Essentials juga terlihat dari kesamaan karakter vokal yang dibicarakan oleh Angga Puradiredja.
Angga mengamati adanya kemiripan warna suara (timbre) di antara mereka, meskipun keduanya memiliki pendekatan teknik vokal yang berbeda.