NADIKABAR.COM — Penyanyi Bilal Indrajaya menyebut dukungan personel Maliq & D’Essentials menjadi salah satu titik penting yang memantapkan pilihannya meniti karier sebagai penyanyi solo sejak berusia 19 tahun.
Bilal mengenang pertemuan pertamanya dengan grup musik tersebut pada 2015, ketika seorang teman mengajaknya bernyanyi menggunakan gitar akustik di sebuah kantor ruko yang ternyata tempat kumpul para personel Maliq & D’Essentials.
"Pertama kali saya kenalan sama teman-teman Malik tuh waktu masih umur 19 tahun," kata Bilal saat menghadiri sesi dengar album terbaru Maliq & D’Essentials, "Kabar Gembira" di mal kawasan SCBD, Jakarta, Kamis.
Saat itu, Bilal yang masih berambut gondrong mendapat dorongan dari para personel Maliq & D’Essentials untuk serius menekuni karir sebagai penyanyi karena kualitas suaranya.
Vokalis Angga Puradiredja mengatakan pertemuan itu merupakan awal dari hubungan pertemanan Maliq & D’Essentials dengan Bilal yang terus terjalin selama sekitar satu dekade.
Di tengah perjalanan kariernya, Bilal bahkan beberapa kali kembali ke kantor manajemen untuk berbincang dan berbagi cerita ketika menghadapi dinamika industri musik.
Berawal dari perbincangan sederhana, kemudian lahir sejumlah karya, termasuk lagu populer "Niscaya" yang produksinya turut melibatkan personel Maliq & D’Essentials, Ilman Ibrahim dan Arya "Lale" Aditya Ramadhya.
Kedekatan Bilal dengan Maliq & D’Essentials juga terlihat dari kesamaan karakter vokal yang dibicarakan oleh Angga Puradiredja.
Angga mengamati adanya kemiripan warna suara (timbre) di antara mereka, meskipun keduanya memiliki pendekatan teknik vokal yang berbeda.
Bilal menilai kemiripan tersebut tidak terbangun secara sengaja sebab ia tumbuh dengan mendengarkan cara bernyanyi Angga sejak sekolah dasar.
Kini, pertemanan mereka berujung kolaborasi karya musik dalam album terbaru Maliq & D’Essentials bertajuk "Kabar Gembira" yang dapat didengarkan penggemar sepanjang berlangsungnya "Kabar Gembira Exhibition" di lantai dasar mal kawasan SCBD Jakarta, hari ini hingga 17 November 2026.
Melalui Kabar Gembira Exhibition, MALIQ juga ingin memperlihatkan bagaimana sebuah band dapat berkembang menjadi sebuah brand yang melibatkan berbagai lini industri kreatif, mulai dari desain dan arsitektur hingga produksi serta kerajinan.
Pengalaman mendengarkan album secara langsung turut memberikan ruang bagi pendengar untuk menikmati musik secara lebih intim.