Bima mencontohkan bahwa pengembangan hilirisasi dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan nilai tambah produksi daerah. Komoditas yang semula dipasarkan sebagai bahan mentah dapat diolah lebih lanjut sehingga membuka peluang ekonomi yang lebih besar, termasuk melalui peningkatan ekspor dan kontribusinya terhadap produk domestik regional bruto (PDRB).
Di akhir paparannya, Bima mengajak kepala daerah untuk merefleksikan keseriusan dalam merancang masa depan, ketepatan dalam menyusun strategi, serta kedalaman perencanaan pertumbuhan ekonomi. Ia juga mengingatkan agar keberhasilan pembangunan tidak hanya dilihat dari angka pertumbuhan, tetapi juga dari sejauh mana manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
"Angka mampu menjelaskan apa yang berubah tapi tidak selalu mampu menjelaskan bagaimana perubahan itu dirasakan," pungkasnya.
Sebagai informasi, kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sonny Harry Budiutomo Harmadi, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, serta sejumlah kepala daerah dan pemangku kepentingan lainnya.