Black hole supermasif di pusat galaksi Bima Sakti memiliki massa sekitar 4 juta kali dari massa Matahari. S301 sendiri jaraknya sepadan dengan 12 kali jarak Bumi ke Matahari, yang mana ini merupakan jarak paling dekat tim redaksi black hole dengan sebuah bintang yang mengorbitnya.

Para penulis studi juga dapat melacak orbit S301 hingga tahun 2017 dan, dengan melacaknya hingga lintasan terdekat berikutnya pada tahun 2031.

"Untuk pertama kalinya, kita benar-benar dapat mengukur secara langsung putaran lubang hitam masif, yang akan menjadi ujian kunci bagi teori Einstein," kata Dr. Stefan Gillessen, seorang ilmuwan senior di MPE dan salah satu penulis studi yang sama.

Kedekatan bintang S301 dengan Sagittarius A* yang ekstrem dapat menjadi jendela pengetahuan baru untuk memahami sifat-sifat mendasar lubang hitam dan lingkungan ekstrem yang mengelilinginya.

Penulis adalah peserta MagangHub Kemnaker di NadiKabar.com.