Andy menjelaskan bahwa jalur menuju Olimpiade tidak hanya ditentukan melalui pertandingan kualifikasi, tetapi juga berkaitan dengan posisi pasangan dalam pemeringkatan dan akumulasi poin yang diperoleh dari turnamen internasional.

"Ranking, bukan hanya kualifikasi, tetapi secara penghitungan poin masuknya," kata Andy.

Agenda tersebut menjadi tantangan berikutnya bagi Bintang/Sofyan setelah mereka mencatat pencapaian penting di Asian Games dengan membawa Indonesia kembali meraih medali voli pantai putra setelah delapan tahun.

Pada final, Bintang/Sofyan harus mengakui keunggulan pasangan Qatar Cherif Samba/Ahmed Janko melalui pertarungan tiga set dengan skor 1-2 (21-19, 16-21, 8-15).

Sofyan mengatakan target mereka sejak awal adalah meraih medali emas, tetapi cedera yang dialaminya membuat fokus permainan mereka terganggu.