"Target kami sebenarnya medali emas. Tetapi pada set pertama saya mengalami cedera di pergelangan kaki. Sejak saat itu kami kehilangan fokus," ujar Sofyan.

Bintang/Sofyan sebenarnya mengawali pertandingan dengan meyakinkan dan merebut set pertama 21-19. Namun, cedera pergelangan kaki yang dialami Bintang kemudian turut mempengaruhi konsentrasi pasangan Indonesia.

Qatar memanfaatkan kondisi tersebut untuk mengambil alih permainan dan merebut set kedua 21-16. Pada set penentuan, Samba/Janko kembali tampil lebih tenang sebelum mengunci kemenangan 15-8.

"Set pertama kami menang, tetapi pada set kedua konsentrasi kami mulai hilang karena melihat kondisi partner saya yang mengalami cedera pada pergelangan kaki," kata Bintang.

Meski gagal meraih emas, medali perak tersebut menjadi modal penting bagi Bintang/Sofyan untuk menghadapi persaingan berikutnya. Sofyan mengatakan pengalaman di final Asian Games akan menjadi pelajaran bagi mereka.