NADIKABAR.COM β€” PT Bio Farma (Persero) memperkuat kerja sama internasional dengan Atlantic Lifesciences (ALS), Ghana, melalui program transfer teknologi vaksin tetanus dan difteri (Td) untuk mendukung pengembangan kapasitas manufaktur vaksin lokal di negara tersebut.

Direktur Utama Bio Farma Shadiq Akasya mengatakan penguatan ketahanan kesehatan membutuhkan kolaborasi lintas negara yang tidak berhenti pada penyediaan produk, tetapi juga membangun kemampuan produksi, sumber daya manusia dan ekosistem industri kesehatan yang berkelanjutan.

β€œKemitraan Bio Farma dan Atlantic Lifesciences merupakan bentuk nyata kontribusi Indonesia dalam membangun ketahanan kesehatan global. Melalui transfer teknologi, kami ingin tumbuh bersama mitra dengan membangun kemampuan manufaktur dan sumber daya manusia,” kata Shadiq dalam keterangan yang diterima di Bandung, Rabu.

Shadiq mengatakan kolaborasi tersebut menjadi bagian dari kontribusi Indonesia dalam memperkuat kemampuan negara berkembang membangun kapasitas produksi vaksin yang lebih mandiri dan berkelanjutan, khususnya di kawasan Afrika Barat.

Melalui program tersebut, Bio Farma tidak hanya berperan sebagai pemasok vaksin, tetapi juga sebagai mitra teknologi dan pengembangan kapasitas manufaktur lokal.

Shadiq menyebut ALS akan mengembangkan kapabilitas lokal untuk proses fill-finish, pengendalian mutu atau Quality Control (QC), pengemasan, registrasi hingga manufaktur komersial vaksin di Ghana.

Shadiq mengatakan dalam jangka panjang, kolaborasi tersebut membuka peluang bagi Ghana untuk berkembang menjadi salah satu platform manufaktur dan pasokan vaksin bagi kawasan Afrika Barat.

Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, Bio Farma terus mendorong kolaborasi internasional perusahaan agar menghasilkan nilai yang lebih luas bagi masyarakat dan Indonesia.

β€œKami ingin menunjukkan bahwa Indonesia dapat berkontribusi lebih jauh dalam ekosistem kesehatan global. Bukan hanya melalui produk yang kami hasilkan, tetapi juga melalui teknologi, pengetahuan, dan kolaborasi,” kata Shadiq.