"Hubungan tim redaksi kekayaan dan kelas sosial sudah sering diteliti, tapi penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan tersebut dapat terlihat dari wajah," ujar peneliti R-Thora Bjornsdottir.

Penelitian tersebut melibatkan 80 pria dan wanita, yang setengahnya memiliki penghasilan lebih dari 150.000 US$ per tahun. Mahasiswa disuruh untuk menebak strata sosial dari objek tersebut.

Dalam studi tersebut, ditemukan bahwa pola emosi yang terukir dari wajah orang kaya disebut memiliki perbedaan yang sulit dijelaskan. Wajah mereka seakan terlihat lebih rileks, karena tidak terjadi kontraksi otot-otot tertentu akibat emosi yang tidak stabil.