"Ketika area yang tersedia sangat kecil dan sumber pakan tidak memadai, risiko bagi orangutan menjadi semakin besar," tuturnya.
Setelah memastikan kondisi lapangan, tim memutuskan melakukan evakuasi pada Jumat (18/9). Untuk menjaga keselamatan satwa dan petugas, proses penyelamatan dilakukan menggunakan senapan bius.
Kedua orangutan kemudian dipindahkan ke lokasi yang aman untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan luka bakar maupun luka lainnya pada induk yang diberi nama Mama Lifa maupun anaknya, Lifa.
Namun, suhu tubuh Mama Lifa tercatat mencapai 39,5 derajat Celsius. Tim medis kemudian memberikan pengobatan, dukungan cairan melalui infus, serta oksigen.
Berdasarkan pemeriksaan gigi, Mama Lifa diperkirakan berusia sekitar 15 tahun, sedangkan Lifa yang masih menyusu diperkirakan berusia satu hingga dua bulan.