Data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup juga memperlihatkan kualitas udara di sejumlah titik Jakarta bervariasi, mulai dari kategori baik hingga tidak sehat. PM2.5 menjadi parameter kritis dalam pengukuran tersebut.

Di Marunda, ISPU tercatat 49 atau kategori baik. Sementara itu, Tanah Abang mencatat angka 60 (sedang), Kelapa Gading 103 (tidak sehat), Menteng 116 (tidak sehat), dan Kebun Jeruk 120 (tidak sehat).

Di sisi lain, Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, mengatakan asap karhutla masih terpantau menyelimuti sebagian besar wilayah Sumatera dan Kalimantan, Sulawesi bagian tengah hingga selatan, Kepulauan Maluku, serta sebagian besar Papua. Sebaran asap di kawasan tersebut terpantau bergerak ke arah barat laut hingga timur laut.

Andri menyebut keberadaan asap di sejumlah wilayah itu berkaitan dengan masih ditemukannya titik panas atau hotspot di berbagai daerah di Indonesia. Berdasarkan pemantauan pada 16 Oktober 2026 pukul 00.00-23.59 WIB, BMKG mencatat sebanyak 478 titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi.

Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 189 titik. Berikutnya, Jawa Timur dengan 89 titik, Papua Selatan 63 titik, serta Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah yang masing-masing mencatat 26 titik.

"Meski demikian, jumlah titik panas harian di Kalimantan Tengah menurun signifikan dibandingkan pemantauan pada 15 Oktober 2026, dari 485 titik menjadi 26 titik. Perkembangan ini menunjukkan penurunan jumlah titik panas yang terdeteksi di wilayah tersebut, meskipun potensi karhutla tetap perlu diwaspadai," ujar Andri.

BMKG juga mencatat kondisi cuaca di Indonesia masih beragam. Sejumlah wilayah, terutama Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan sebagian Kalimantan, masih mengalami kondisi relatif kering.