Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang, Provinsi Bengkulu mengimbau seluruh masyarakat khususnya kelompok rentan seperti anak-anak sekolah dan lanjut usia (lansia) untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) akibat kondisi udara yang saat ini dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) dan berisiko mengganggu kesehatan masyarakat dampak kabut asap kiriman.

"Memang benar kualitas udara berdasarkan uji fisik di lapangan saat ini berada pada kondisi yang tidak sehat bagi masyarakat khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak sekolah," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepahiang Tajri Fauzan.

Dia mengingatkan kepada seluruh masyarakat khususnya para siswa dan tenaga pengajar di lingkungan sekolah untuk kembali memperketat protokol kesehatan secara mandiri dengan kembali menggalakkan penggunaan masker saat beraktivitas di luar maupun di dalam kelas.