Potensi angin kencang juga terdapat di sejumlah wilayah perkotaan. Yakni Kota Batu, Kota Kediri, Kota Pasuruan, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kota Blitar, Kota Probolinggo, Kota Surabaya, dan Kota Madiun.
Taufiq mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat melakukan aktivitas di luar ruangan, terutama ketika kecepatan angin meningkat.
"Jangan berteduh atau memarkir kendaraan di bawah pohon rindang, baliho maupun bangunan yang rapuh," imbaunya.
Pengendara sepeda motor dan pengguna jalan juga diminta lebih berhati-hati saat melintas di jalan tol maupun jembatan terbuka. Termasuk saat melintasi Jembatan Suramadu yang rawan terdampak dorongan angin dari samping.
Masyarakat juga diimbau menghindari aktivitas pembakaran sampah atau kegiatan lain yang menggunakan api. Angin kencang dapat membuat api lebih cepat menyebar dan sulit dikendalikan.
Sementara itu, pekerja proyek di gedung tinggi disarankan menghentikan sementara pekerjaan outdoor apabila angin bertiup kencang. Kondisi angin juga perlu menjadi perhatian nelayan dan pengguna perahu kecil.