NADIKABAR.COM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan kapasitas kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah daerah harus dibangun melalui serangkaian pelatihan untuk mengurangi risiko potensi bencana gempa bumi yang hingga saat ini belum dapat diprediksi secara pasti waktu dan lokasinya.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam keterangan di Jakarta, Senin, mengatakan bahwa kali ini pelatihan kesiapsiagaan BMKG berupa Sekolah Lapang Gempa Bumi (SLG) tersebut digelar untuk masyarakat Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Geografis Karanganyar yang berdekatan dengan sesar aktif daratan dan zona subduksi selatan Jawa mewajibkan adanya respons serta refleks keselamatan yang terlatih pada setiap warga desa setempat.