Di sektor kelautan, BMKG menyebutkan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di Samudra Hindia barat Sumatera, perairan selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur, Laut Bali, Laut Maluku, serta Samudra Pasifik utara Maluku dan Papua.

Nelayan dan pengguna transportasi laut diminta memperhatikan perkembangan kondisi cuaca dan gelombang sebelum melakukan aktivitas pelayaran.

BMKG mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan aktivitas harian dengan kondisi cuaca setempat serta meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan yang dapat terjadi secara lokal.

Masyarakat juga diminta tetap mengantisipasi risiko kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan di tengah kondisi kering yang masih mendominasi sejumlah wilayah.