NADIKABAR.COM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat status kekeringan meteorologis di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) saat ini hanya tersisa dua kecamatan di Kabupaten Bima.
"Kekeringan meteorologis level siaga ada di Kecamatan Lambu, sedangkan status awas terletak di Kecamatan Sape," kata Prakirawan Stasiun Klimatologi NTB Nindya Kirana di Mataram, Minggu.
Fenomena hujan lokal yang terjadi sejak akhir Oktober 2026 hingga saat ini telah menyebabkan banyak daerah keluar dari status kekeringan meteorologis tersebut.
Hujan lokal yang turun merata secara sporadis di hampir seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat yang disebabkan oleh dinamika atmosfer. Kemunculan hujan lokal menjadi penanda periode pancaroba, yaitu peralihan musim kemarau ke musim penghujan.