Ari menjelaskan perbedaan tekanan udara antara Australia dan Asia memperkuat kecepatan angin di wilayah perairan NTB.

Menurut dia, pusat tekanan tinggi saat ini terjadi di sekitar Australia dan wilayah Asia memiliki tekanan udara yang relatif lebih rendah.

BMKG memperkirakan dalam tiga hari ke depan tinggi gelombang di Selat Lombok bagian utara mencapai 1,25 hingga 2,5 meter. Sedangkan Selat Lombok bagian selatan berpotensi mengalami tinggi gelombang mencapai 2,5 hingga 4 meter.