"Yang Kita butuhkan bukan hanya tahu dan paham, tetapi mampu membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, kemudian mengambil keputusan yang benar," ujarnya.

Lebih lanjut, Suyudi menjelaskan perkembangan narkotika dan modus penyalahgunaannya semakin kompleks.

Dikatakan bahwa narkotika kini dapat hadir dalam berbagai bentuk dan bahkan disamarkan atau dicampurkan ke dalam makanan maupun minuman.

Ia menyampaikan kondisi tersebut menuntut masyarakat, khususnya generasi muda, untuk meningkatkan literasi dan kewaspadaan agar tidak mudah terpapar.

Dia pun mengajak para peserta untuk membagikan pengetahuan yang diperoleh kepada lingkungan sekitarnya.

Suyudi menilai ilmu yang bermanfaat tidak boleh berhenti pada diri sendiri, tetapi harus diteruskan kepada teman, keluarga, dan masyarakat.

"Dengan demikian, generasi muda dapat turut memperluas edukasi dan membangun lingkungan yang lebih kuat dalam menghadapi ancaman narkotika," katanya.