Hingga laporan awal disampaikan, penyebab pasti jatuhnya helikopter belum diketahui karena masih menunggu hasil penelusuran lebih lanjut oleh tim terkait.

Helikopter bernomor registrasi VH-HGM tersebut mengalami kecelakaan saat menjalankan misi pengeboman air atau water bombing untuk mendukung pemadaman karhutla di kawasan Desa Tabatan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala.

Berdasarkan rekaman video amatir yang diterima, helikopter terlihat kehilangan kendali ketika bermanuver setelah mengambil air dari sungai menggunakan perangkat bambi bucket untuk kemudian dijatuhkan ke lokasi kebakaran.