Di Jawa Tengah, kebakaran melanda kawasan lereng terjal dan curam di Kabupaten Karanganyar dengan luas sekitar 230 ha. Penanganan di lokasi tersebut terkendala angin besar yang berubah-ubah.
Karhutla juga tercatat di Maluku Utara dengan luas sekitar 179,13 ha, Kalimantan Timur dan wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) sekitar 97,77 ha, serta Taman Nasional Way Kambas di Lampung seluas 31 ha.
Di Sulawesi Barat, kebakaran di Kabupaten Mamuju mencapai sekitar 20 ha. Separuh dari luas tersebut telah dipadamkan, sementara sekitar 10 ha di Desa Buana Sakti, Kecamatan Tommo, masih dalam penanganan.
Adapun di Sulawesi Utara, kebakaran di Kabupaten Minahasa Utara mencapai sekitar 5 ha. Kebakaran di TPA Sumompo, Manado, seluas sekitar 3 ha juga masih menyisakan 1 ha yang belum padam.
Kebakaran turut dilaporkan terjadi di TPA Pasir Bajing, Garut, Jawa Barat, seluas sekitar 4 ha dan Kabupaten Nabire, Papua Tengah, sekitar 3 ha.
Dalam penanganan karhutla ini, pemerintah telah menerapkan operasi modifikasi cuaca (OMC) berbasis dry ice untuk mengurai penumpukan kabut asap dan meningkatkan jarak pandang dalam operasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).