Berton menyebut hasil uji coba OMC dry ice mulai menunjukkan peningkatan jarak pandang. Di area Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, penyemaian butiran dry ice berukuran sekitar 3 milimeter pada 16 Oktober 2026 meningkatkan jarak pandang dibandingkan kondisi sebelum penyemaian (15 Oktober 2026).
Terhadap laporan masyarakat mengenai ditemukannya material dry ice yang jatuh di permukiman warga, BNPB langsung melakukan evaluasi standar operasional.
"Tim penerbangan kini memperketat prosedur penyemaian dengan memasang saringan khusus pada corong penabur serta memecah dry ice menjadi butiran halus sebelum disebar agar habis menguap di udara," ucap Berton.
Disampaikan Berton, penerapan dry ice ini melengkapi pengerahan total 49 armada udara nasional yang mencakup 32 unit untuk pengeboman air atau water bombing dan 17 unit pesawat patroli maupun OMC di berbagai wilayah. Di samping operasi udara, penanganan karhutla di enam provinsi prioritas juga diperkuat oleh lebih dari 60 ribu personel gabungan di jalur darat.
"Melalui kombinasi penanganan udara dan darat tersebut, area terbakar yang berhasil dipadamkan di provinsi prioritas telah mencapai 454,25 hektare. Masyarakat diimbau untuk tetap mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan serta tidak melakukan aktivitas pemicu kebakaran hutan demi menjaga keselamatan bersama," tutur Berton.