NADIKABAR.COM — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengajak seluruh pemerintah daerah bersama masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong mengantisipasi ancaman bencana hidrometeorologi basah seiring masuknya musim penghujan.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan di Jakarta, Selasa, menyatakan bahwa aksi gotong royong tersebut diwujudkan melalui kegiatan nyata seperti membersihkan saluran air, sepadan sungai, waduk, tanggul atau areal yang menjadi aliran air secara bersama-sama guna mencegah terjadinya penyumbatan yang kerap memicu genangan.

Ajakan memperkuat mitigasi berbasis gotong royong ini kian dipertegas melalui Surat Edaran Kepala BNPB Nomor 4/2026 yang ditandatangani oleh Kepala BNPB Kristomei Sianturi pada 30 Oktober 2026 merespons masuknya periode peralihan musim yang memicu cuaca ekstrem di berbagai wilayah.

"Tidak henti-hentinya kami mengingatkan kesiapsiagaan, mengajak seluruh lapisan masyarakat bersiap menyambut musim peralihan dari kemarau ke musim hujan ini," kata Berton.