Direktorat Pengendalian Operasi BNPB mencatat sampai hari ini, 3 November, total ada 2.285 kejadian bencana alam dan tujuh di antaranya adalah kejadian baru yang berupa bencana hidrometeorologi basah (banjir, tanah longsor dan angin kencang) termasuk di Lumajang Jawa Timur dan di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara yang merenggut korban jiwa.
Menurut Berton, peristiwa tersebut mesti jadi pelajaran bagi semua pihak tentang pentingnya kesiapsiagaan, apalagi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga menerbitkan peringatan dini hujan intensitas deras yang potensi bencana hidrometeorologi.
BMKG dalam hal ini melaporkan pada 4 November potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat perlu diwaspadai di sejumlah provinsi, meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Papua, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.
Selain mengandalkan gotong royong dalam membersihkan saluran air, BNPB menekankan bahwa kesiapsiagaan menghadapi ancaman banjir harus dilengkapi dengan langkah-langkah teknis lainnya seperti melakukan susur sungai di bawah supervisi petugas kompeten.