Untuk itu melalui momentum Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) 2026 di Provinsi Banten, BNPB mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mengubah cara pandang mitigasi dari sekadar pemenuhan administratif di atas kertas menjadi kesiapan operasional yang cepat, terpadu, dan berorientasi langsung pada keselamatan masyarakat.
"Ketangguhan sebuah kawasan industri dinilai tidak lagi sebatas dari kepatuhan terhadap standar keselamatan internal, melainkan dari sejauh mana sistem tersebut mampu melindungi masyarakat sekitar dan menjaga keberlanjutan lingkungan," cetusnya.
Dia berharap langkah penguatan mitigasi terpadu ini dapat menjadi fondasi kokoh dalam mewujudkan wilayah industri yang aman, adaptif, serta tangguh dalam menghadapi segala bentuk ancaman bencana.