Untuk penanganan karhutla di Kalimantan, BNPB mengerahkan 38.772 personel gabungan di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Dukungan udara mencakup 35 helikopter, terdiri atas 22 unit untuk pemadaman melalui water bombing dan 13 unit untuk patroli serta operasi modifikasi cuaca.

BNPB juga menekankan pentingnya keselamatan petugas dan relawan melalui penunjukan petugas keselamatan (safety officer), pengarahan sebelum operasi, serta penyusunan rencana penanganan melalui pos komando.

Selain memperkuat pemadaman, pemerintah daerah diminta mencegah pembakaran lahan dan menyelaraskan upaya pemadaman dengan penegakan hukum untuk mencegah munculnya titik api baru.