NADIKABAR.COM — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan jumlah warga yang menjadi korban rangkaian bencana hidrometeorologi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, bertambah menjadi 1.567 kepala keluarga (KK).

"Ada dua jiwa yang meninggal, kemarin sudah kami sampaikan, mereka ini adalah bapak dan anak. Ada 1.567 KK yang terdampak dan ini masih dalam pendataan," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan di Jakarta, Selasa.

Adapun jumlah korban terdampak itu bertambah dibandingkan sehari sebelumnya yang dilaporkan Direktorat Pengendalian Operasi BNPB, yakni sebanyak 1.417 Kepala Keluarga (KK).