Bencana berupa cuaca ekstrem, tanah longsor, banjir bandang, serta banjir genangan dan tanggul jebol ini mengganggu akses jalan, jaringan listrik, hingga sektor lahan pertanian warga, serta 1.417 rumah terdampak akibat bencana hidrometeorologi ini.

Meski demikian, Berton memastikan bahwa dampak bencana sudah dalam penanganan tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang dan tim gabungan lainnya.

Para petugas disiagakan di tiga kecamatan terdampak, yakni Pasirian, Jatiroto dan Tempursari, yang mencakup delapan desa meliputi Gondoruso, Rojopolo, Purorejo, Tempursari, Bulurejo, Punorejo, Kaliuling, dan Pundungsari.